Maradona Abadi di Ingatan Zidane

Maradona Abadi di Ingatan ZidaneDiego Maradona begitu melekat di ingatan para pencinta sepakbola, termasuk pada Zinedine Zidane. Zidane merekam momen magis Maradona di Piala Dunia 1986.

Diego Armando Maradona lahir di LanúsProvinsi Buenos AiresArgentina30 Oktober1960 – meninggal di TigreProvinsi Buenos AiresArgentina25 November2020 pada umur 60 tahun) yang lebih dikenal dengan sebutan Maradona adalah mantan pemain sepak bola legendaris Argentina. Maradona menjadi pelatih timnas Argentina mulai November 2008 sampai Juli 2010. Untuk Argentina Maradona tampil sebanyak 91 kali dan mencetak 34 gol. Maradona termasuk dalam deretan pemain sepak bola terbaik abad ini bersama dengan PeleJohan Cruyff dan Christian Vieri.

Diego Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB kemarin karena mengalami henti jantung (cardiac arrest). Legenda sepakbola asal Argentina itu wafat di usia 60 tahun.

Maradona selalu dianggap sebagai salah satu talenta terbaik dalam sejarah sepakbola, kalau tidak bisa disebut yang terbaik. Ia hampir sendirian menggendong Argentina memenangi Piala Dunia 1986, di mana itu jadi terakhir kalinya La Albiceleste juara hingga detik ini.

Pada Piala Dunia 1986 itu pula Maradona mengukir dua gol ikonik yang akan selalu dikenang oleh publik penggemar sepakbola. Keduanya adalah gol yang dicetak ke gawang Inggris di babak perempatfinal.

Gol pertama adalah yang dibuatnya dengan tangan hingga akhirnya disebut gol ‘Tangan Tuhan’, di mana ia menggunakan kecerdikannya untuk ‘mengakali’ wasit. Sementara gol kedua lebih ke pertunjukan teknik dan seni dari Maradona: ia berlari dari tengah lapangan, melewati empat pemain dan satu kiper, lalu menjebol gawang.

Diego Maradona mencetak lima gol sepanjang turnamen di Meksiko itu, hanya kalah tajam dari penyerang Inggris Gary Lineker. Penampilan Maradona di Piala Dunia 1986 itu pula yang begitu melekat kuat di ingatan Zinedine Zidane.

“Ini adalah kehilangan yang luar biasa besar untuk dunia sepakbola. Ia terpatri dalam ingatan saya karena hal yang ia lakukan di Piala Dunia 1986,” ungkap pelatih Real Madrid tersebut.

“Saya masih 14 tahun saat itu. Saya tak bisa berkata-kata. Kita semua sangat sedih,” kata Zidane dikutip Marca.

Itulah pembahasan mengenai Maradona Abadi di Ingatan Zidane. Mari kita mendoakan agar mendiang Diego Maradona ditempatkan di sisi Tuhan YME. Dan jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya pada website kami.

Artikel dengan judul Maradona Abadi di Ingatan Zidane ini disadur dari detik.com dan  telah tayang di detik.com.

Sumber

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.