Diet Pescatarian Banyak Konsumsi Ikan dan Sayuran

Diet Pescatarian Banyak Konsumsi Ikan dan Sayuran

Diet Pescatarian Banyak Konsumsi Ikan dan Sayuran

Nama diet pescatarian mendadak populer karena sempat dijalani oleh pembawa acara kondang, Melaney Ricardo, sebelum dikabarkan terinfeksi COVID-19. Sebelumnya, diet ini juga pernah dijalani oleh penyanyi Ed Sheeran. Jika diartikan secara harfiah, diet pescatarian diambil dari kata bahasa Italia “pesce” yang berarti “ikan”, dan kata “vegetarian”.

Jadi, bisa dikatakan bahwa diet pescatarian adalah pola makan vegetarian, yang diperbolehkan mengonsumsi ikan dan makanan laut lainnya. Seperti diketahui, pola makan vegetarian tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan seperti daging, unggas, dan ikan. Namun, masih mungkin mengonsumsi produk olahan dari hewan seperti telur, keju, atau susu.

Mengenal Diet Pescatarian

Seperti dikatakan tadi, orang yang menjalani diet pescatarian memiliki pola makan seperti vegetarian, hanya saja ditambah ikan dan makanan laut lainnya. Beberapa pescatarian juga masih mengonsumsi susu dan telur. Jika kamu menjalani diet ini, kamu mungkin tidak kesulitan dalam mendapatkan sumber protein hewani yang dibutuhkan tubuh.

Bahkan pelaku diet pescatarian percaya bahwa diet yang dilakukannya dapat meningkatkan kesehatan. Hal ini tentu benar adanya. Diet pescatarian mengharuskan kamu banyak mengonsumsi sayuran, buah-buahan, bahan nabati lainnya, ikan, serta makanan laut lain.

Dengan pola makan seperti itu, tak heran jika diet peskatarian mampu menurunkan risiko obesitas dan penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang menjalani diet pescatarian mengalami kenaikan berat badan per tahun yang lebih sedikit, dibandingkan dengan wanita yang makan daging.

Selain itu, sering mengonsumsi ikan membawa manfaat kesehatan tersendiri bagi para pescatarian. Ikan mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti asam lemak omega-3, protein, dan vitamin B12.

Meski dalam makanan nabati juga terdapat asam lemak omega-3 jenis asam alfa linolenat (ALA), asam lemak ini tidak mudah diubah menjadi asam eikosapentanoat (EPA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA) dalam tubuh. Jadi, ikan menjadi sumber yang terbaik dari semua jenis asam lemak ini, terutama ikan salmon dan sarden.

Perlu diketahui bahwa EPA dan DHA memiliki manfaat penting untuk menjaga kesehatan jantung, bahkan juga fungsi otak. Selain asam lemak omega-3, ikan dan makanan laut juga mengandung beberapa vitamin dan mineral penting. Misalnya saja tiram, yang mengandung vitamin B12, seng, dan selenium. Selain itu, kerang juga mengandung vitamin B12 dan selenium, serta mangan dan vitamin B lainnya.

Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi saat Diet Pescatarian

Jika kamu tertarik mencoba diet pescatarian, tentu perlu tahu makanan apa saja yang boleh dan yang tidak boleh dikonsumsi saat menjalaninya. Berikut ini daftar makanan yang boleh dikonsumsi:

  • Sayur-sayuran.
  • Buah-buahan.
  • Kacang-kacangan.
  • Biji-bijian.
  • Ikan dan makanan laut.
  • Telur, susu dan produk susu lainnya. Namun, ini pilihan, karena ada pescatarian yang mengonsumsinya dan ada juga yang tidak.

Sementara itu, makanan yang tidak boleh dikonsumsi jika kamu ingin menjalani diet pescatarian adalah semua makanan hewani selain ikan, seperti daging sapi, daging kambing, ayam, burung, bebek, dan makanan hewani lainnya.

Itulah tadi penjelasan sekilas mengenai diet pescatarian. Apapun metode diet yang kamu pilih, sebaiknya konsultasikan pada dokter terlebih dahulu, dan jalani sesuai anjuran.

Sumber

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *